Rumah Kampung Dijual di Bogor

Ulasapartemen.comRumah Kampung Dijual di Bogor: Mau upgrade untuk beli rumah baru yang lebih besar atau karena memang terdesak dari kebutuhan, terpaksa kita harus menjual rumah yang selama ini sudah kita tempati. Tentu bukan dengan tujuan menakut-nakuti, tetapi memasarkan sebuah rumah bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah apalagi sebuah rumah bekas yang sudah pernah ditempati termasuk rumah kampung dijual di Bogor.

Ditambah lagi sudah terlalu banyak iklan listing properti perumahan baru dengan banyak macam keunggulan yang muncul di berbagai media. Oleh karena itu, foto dan deskripsi yang lengkap saja masih belum cukup untuk membantu untuk menjual properti Anda.

Belum lagi Anda akan menemukan banyak faktor yang dapat mempengaruhi keputusan calon pembeli untuk menentukan ketertarikannya terhadap properti tersebut. Agar penjualan rumah Anda menjadi lebih cepat dan juga mudah, dan juga tentu dengan harga yang bagus sesuai dengan pasaran, mari lihat beberapa strategi penjualan dari agen property profesional berikut ini yang cocok digunakan untuk rumah kampung dijual di Bogor:

Perhatikan Kelebihan dan Kekurangan Properti

Pertama sebelum menjual rumah, ada baiknya untuk cek kembali kondisi rumah Anda, termasuk area plafon dan juga rangka rumah. Hal ini penting, dikarenakan kerusakan pada rumah dapat menurunkan harga jualnya. Sebaliknya, melakukan perbaikan dapat mempertahankan harga rumah atau bahkan dapat meningkatkan harganya yang sangat mempengaruhi rumah kampung dijual di Bogor.

Cek Harga Tanah di Kawasan Sekitar

Untuk mengetahui patokan dari harga tanah, coba lakukan pengecekan terhadap Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar dari rumah. Di dalam PBB yang akan Anda terima pada setiap tahunnya tertulis informasi mengenai NJOP, baik tanah maupun bangunan.

Namun nilai dari NJOP biasanya hanya untuk menentukan nilai minimum penjualan. Pada umumnya orang akan menjual harga rumah 2 – 3 kali lipat di atas dari NJOP. Dan yang harus diingat, semakin strategis lokasi dari rumah Anda maka harganya bisa naik berkali-kali lipat lebih besar dari nilai NJOP-nya. Ini salah satu hal yang selalu dilakukan oleh Green Pramuka City.

Hubungi Agen Properti

Tentu jika Anda tidak ingin repot dalam menjual properti, Anda dapat menggunakan jasa dari agen properti. Agen properti tentu jauh lebih paham dalam menentukan nilai jual dari rumah Anda.

Broker yang baik tidak hanya akan membantu Anda dalam menentukan nilai jual rumah, tetapi juga akan membantu dalam memasarkan rumah Anda. Namun tetap harus dipertimbangkan bahwa jika Anda menggunakan jasa broker, perhitungkan juga komisi yang akan diberikan untuk broker.

Pada umumnya broker akan meminta komisi dari penjualan sekitar 2,5% dari harga jual, dan sebaiknya tidak bernegosiasi dengan komisi agen. Komisi yang terlalu kecil dapat berpengaruh pada kinerja dan juga kerjasama yang baik dengan agen. Jadi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, berikan komisi yang sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditentukan.

Ada Waktu Khusus Menjual Rumah

Beberapa agen properti mengetahui bahwa ada waktu khusus yang membuat transaksi jual beli rumah lebih ramai dari biasanya. Misal ketika pada kondisi politik telah stabil setelah Pemilu (Pemilihan Umum), atau ketika kondisi ekonomi sedang baik. Namum secara umum bulan Mei sangat dipercaya menjadi bulan paling ramai untuk pasar properti.

Menentukan Harga yang Tepat

Memasang harga yang tepat untuk rumah memang bisa diperhitungkan dari lokasi dan luas rumahnya. Namun, ada beberapa strategi harga yang harus diketahui sebelum Anda menentukan harganya. Misal pembeli mempunyai uang sekitar Rp.450 juta akan mencari properti dengan harga di kisaran Rp. 300 juta sampai dengan Rp. 500 juta.

Jika Anda menentukan harga rumah Rp. 510 juta maka rumah tersebut tentu tidak akan muncul dalam daftar pencarian. Jadi, ada baiknya membuat kisaran harga Rp. 499 juta agar mendapat leads atau hasil pencarian yang cukup tinggi.

Listing Iklan Jangan Terlalu Lama

Waktu yang terlalu lama untuk iklan properti terpajang di media online tentu akan menurunkan minat calon pembeli. Orang akan bertanya mengenai alasan mengapa rumah Anda tidak juga terjual. Biasanya akan muncul beberapa pemikiran negative seperti pemasangan harga yang terlalu tinggi atau juga kondisi rumah yang tidak sesuai dengan iklan.

Antisipasi mengenai hal ini bisa dengan meminta agen untuk memperbarui iklan setiap bulan sekali. Atau Anda juga bisa mengganti foto lebih baru atau menambah informasi menjadi lebih lengkap.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of